Buku


Apa jadinya jika cokelat menjumpai kehidupan kita? Ia mampir, menelusup pada kisah-kisah yang terdapat di dalam buku ini. Satu Masa di Cielo merupakan kumpulan cerita pendek yang mengungkapkan berbagai hal sederhana, peristiwa-peristiwa mungil yang kerap terlupakan dalam keseharian manusia bersama cokelat.

Bukankah hidup memang ajaib? Membuat kita terkurung dalam satu keramaian di satu waktu, menyendiri di waktu yang lain. Di kali lain, ia berikan rasa memiliki dunia di suatu hari sambil menerbitkan murung di hari berikutnya. Cokelat lalu membiaskan segala hitam putih, membuat kita teringat betapa keseharian adalah perpaduan di antara keduanya. Pada tempatnya berpijak, Satu Masa di Cielo adalah keabu-abuan yang mencoba berkisah. 




Ketika terlalu sibuk bertumbuh dewasa, kita berubah menjadi orang yang mapan dan lupa akan kesenangan-kesenangan kecil kita mengamati hal-hal yang sederhana. Dan hal sederhana itu bisa diceritakan melalui sepotong cokelat. Cerita-cerita pendek dalam buku ini bermaksud untuk mengingatkan kita kembali untuk menjadi dewasa, tanpa lupa bahwa kesenangan-kesenangan kecil itu tidak pernah mati. Kita bisa menemukannya bahkan hanya dari sepotong cerita pendek. 
 Theoresia Rumthe. Penyiar radio, penulis - 

Satu Masa di Cielo seperti sebuah kenangan manis nan lengket. Membacanya memberi sensasi secangkir cokelat hangat dengan rasanya yang melekat erat.  
- Tarlen Handayani. Pemilik & pengelola Tobucil & Klabs -
  


Buku ini diterbitkan secara indie, tidak tersedia di toko buku besar. 

Pemesanan via sms/whatsapp 0896 1373 9862
atau datang langsung ke 
Tobucil Jl.Aceh 56 Bandung
Lawang buku, Balubur Town Square Jl.Taman Sari Lt.Dasar blok  Y.30 Bandung

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar